tak pernah terfikir sebelumnya….
akan akibat yang timbul dari perbuatan ini….
perbuatan yang tidak didahului oleh pemikiran….
perbuatan yang hanya berlandaskan emosi…
memang….
penyesalan itu selalu datang terlambat….
kini semua sudah terlanjur….
nasi sudah menjadi bubur…
akibat keegoisan dan kemunafikanku…
yang telah tega menyakiti perasaanmu….
yang masih meragukan kesetiaanmu…
sampai membiarkan engkau pergi dengan linangan air mata….
sungguh…..
kini rasa sakit dan sesal baru kurasakan…
betapa sungguh dahsyat dan indah kesetiaanmu selama ini…
yang dengan bodohnya diri ini meninggalkanmu….
wahai juwita….
kini,hanya doa dan harapan yang dapat kuucapkan dalam hati ini…
semoga engkau selalu dan lebih bahagia…
walau tanpa diriku disisimu…..
akan akibat yang timbul dari perbuatan ini….
perbuatan yang tidak didahului oleh pemikiran….
perbuatan yang hanya berlandaskan emosi…
memang….
penyesalan itu selalu datang terlambat….
kini semua sudah terlanjur….
nasi sudah menjadi bubur…
akibat keegoisan dan kemunafikanku…
yang telah tega menyakiti perasaanmu….
yang masih meragukan kesetiaanmu…
sampai membiarkan engkau pergi dengan linangan air mata….
sungguh…..
kini rasa sakit dan sesal baru kurasakan…
betapa sungguh dahsyat dan indah kesetiaanmu selama ini…
yang dengan bodohnya diri ini meninggalkanmu….
wahai juwita….
kini,hanya doa dan harapan yang dapat kuucapkan dalam hati ini…
semoga engkau selalu dan lebih bahagia…
walau tanpa diriku disisimu…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar