Kuharap engkau mencintaiku
Kuharap engkau menyayangiku
kuingin merasakan kasih sayangmu
kuingin merasakan pelukan dan nasehat darimu
***
Sebuah harapan besar dalam diriku
sebuah harapan tentang engkau.... wahai Ayahku....
karena sepercik cintamu tak jua kurasa
bahkan kumerindukan hukuman dan teguran
Hukuman dan teguran yang menandakan kasih dan sayangmu
***
Kumendekat dengan penuh harap
agar harapanku kan terwujud nantinya
namun bak bongkahan es dinginnya akan sikap
yang kau tampak dan tunjukkan pada anakmu ini
***
Apakah benar aku ini anakmu???
Apakah benar kau dulu menginginkan kehadiranku???
Apa maksud kepergianmu selama ini???
Apa maksud dari dinginnya sikapmu padaku???
***
Ayah...
aku hanya tahu bahwa aku ini anakmu
aku yang sedari kecil tak pernah merasa cintamu
aku yang sedari kecil tak pernah merasa pelukanmu
yang sedari kecil tak pernah menerima nasihatmu
***
sampai kini ku tak jua mengerti...
Apakah cintamu tak pantas untukku
Apakah nasihatmu tak pantas diberikan untukku
dan Apakah hadirku memang tak diharapkan
***
Aku mencoba untuk ikhlas akan sikapmu
aku mencoba menerima untuk semua ini
tapi... ku tak pernah lelah menanti dan berharap
semoga suatu saat nanti engkaupun berubah
***
Ayah... aku rindu padamu
aku cinta padamu
Wahai Ayahku...........
TMI 26 juni 2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar